Kesengsaraan para martir suci Vianor dan Silwan
Martir suci Vianor berasal dari wilayah Pisidia 1. Karena mengaku iman kepada Kristus, ia ditangkap atas perintah gubernur kota Isavria 2 Severianus, yang mulai memaksanya untuk menyangkal Kristus, tetapi dia tidak mematuhi tuntutan tersebut dan karena itu dia pertama-tama disiksa dengan pisau, kemudian digantung dan dibakar dan dibakar dengan palu besi yang panas, kemudian gigi-gigi dan setelah semua itu dipotong telinganya.
Pada saat penyiksaan ini, seorang Silwan hadir dan, melihat kesabaran martir kudus, percaya kepada Kristus, karena itu mereka segera memotong lidahnya, dan kemudian memotong kepalanya.
1 Wilayah Romawi Pisidia terletak di Asia Kecil di bagian selatan dan berbatasan di utara dengan Frigia, di timur <unk> dengan Likaonia, di selatan <unk> dengan Pamfilia dan Likia, dan di barat <unk> dengan Karea.
2 Kota Isavria terletak di provinsi Romawi Likaonia di Asia Kecil, dekat perbatasan dengan Pisidia, di aliran atas Sungai Kalikadna. 3 Diyakini (Müller dan Sergius) bahwa martir suci Vianor dan Silwanus meninggal selama penganiayaan terhadap orang Kristen di bawah Diocletian, pada awal abad ke-4.
